kemarin..
kau tahu kalau aku selalu berada di kejauhan sana, itu demi memperhatikan gerak dan gerikmu, seperti Newton menatap buah apel dan mencipta sesuatu bernama Gravitasi sayang.
Kalau aku menatapmu, nantilah kucari apa namanya..
hari...
Kesehariannya itu-itu juga, berkutat dengan rutinitas yang sama. Jam delapan pagi masuk kantor, jam empat sore pulang kantor. Pernah suatu ketika ia berteriak di rumahnya, setelah lima tahun menjalani pekerjaan seperti itu.
"AAAAAAAAAAAAAAAAkuuuuuuu...
Menghapus sedikit benci dari ruang di hati. entah, kalimat ini saya dapatkan pada pesan pendek khas lebaran. jika kalimat ini benar, saya tahu masih ada benci-benci lain yang melekat di dalam hati saya. tapi itulah kata, sebuah label yang seharusnya...